Nama kelompok :
- Rizqi Ramadhan (16116632)
- Abdul Aziz Kusuma (10116012)
- M. Ilham Kurniawan (14116923)
- Nada Kamilia (15116239)
Salah satu contoh penggunaan kecerdasan buatan di Netflix adalah dengan merekomendasikan Black Mirror atau serial dan film lain kepada audiens, memanfaatkan data perilaku pengguna mereka. Berkat teknologi ini, Netflix mampu meraup hingga US$1 miliar (sekitar Rp14,2 triliun) selama satu tahun karena mereka berhasil memberikan konten yang tepat kepada penggunanya.
Selain itu, Netflix juga menggunakan sebuah algoritme khusus yang bernama Dynamic Optimizer untuk menganalisis setiap frame dalam sebuah serial atau film yang ditonton penggunanya. Ini dilakukan agar Netflix dapat menyajikan konten dengan kecepatan terbaik tanpa mengurangi kualitas video yang ada.
Dengan bantuan Dynamic Optimizer, Netflix mampu menghadirkan seluruh konten yang mereka miliki dengan kualitas maksimum, tanpa khawatir akan kecepatan internet dari pengguna mereka.
Hal ini dimungkinkan sebab tak seluruh video ternyata menggunakan data yang sama untuk mampu tampil baik. Menurut VP of Product Innovation Netflix Todd Yellin, data yang diperlukan untuk menampilkan video dengan spesial efek akan lebih lebih banyak menguras data ketimbang video kartun.
Ia membandingkan serial Daredevil yang penuh aksi dan spesial efek dengan Bojack Horseman yang notabene merupakan kartun. Menurutnya, akan lebih sedikit data yang dibutuhkan untuk menyimpan Bojack Horseman ketimbang Daredevil, karena lebih sedikit detail yang perlu ditampilkan.
Di sisi lain, proses pengodean kecerdasan buatan dilakukan secara shot-by-shot. Karenanya, kompleksitas visual dapat dimaksimalkan tanpa perlu mengambil bandwith yang berlebihan.
Meskipun secara kasat mata tampilan video itu nantinya tak tak berbeda jauh, tapi data yang diperlukan untuk menampilkan video tersebut bisa jauh lebih kecil. Bahkan, menurut Yellin konsumsi data yang diperlukan dapat turun hingga setengah dari kebutuhan normal.
Fitur ini masih terus dikembangkan dan rencananya mulai digulirkan dalam beberapa bulan ke depan. Yellin mengungkapkan ini meluncur terlebih dulu untuk perangkat mobile, baru kemudian diikuti perangkat desktop atau TV pintar. Pengguna Netflix juga tak perlu melakukan apapun karena pembaruan akan dilakukan secara otomatis.